Tips memilih Helm untuk rider BMX
Memilih helm untuk sepeda BMX bisa menjadi sangat membingungkan, baik bagi pengendara BMX pemula maupun yang sudah berpengalaman. Faktor yang penting untuk diperhatikan ketika memilih helem untuk BMX adalah ukurannya pas di kepala rider, memiliki ventilasi yang memadai, kenyamanan saat di gunakan, dan tak kalah penting adalah bobot helm tersebut serta apakah helem tersebut telah memenuhi standar keamanan seperti SNI, CPSC, dan ASTM. Terakhir yang menjadi pertimbangan adalah desain helm yang akan dipilih agar dapat meningkatkan kepercayaan diri saat digunakan.
Ukuran, menjadi pertimbangan utama ketika memilih helm, jangan gunakan helm yang terlalu sempit atau terlalu longgar. Karena jika terlalu sempit maka aliran darah di kepala menjadi terhambat dan bisa mengganggu aktifitas bermain BMX. Begitu juga jika helm terlalu longgar, maka akan mengganggu ketika melakukan trik. Helem akan bergerak liar ketika rider aktif bergerak mengendalikan sepeda BMX saat melakukan trik.
Ukuran helm mungkin berbeda antara satu merk dengan merk lainnya karena produsen biasanya memiliki standar ukuran yang berbeda. Jika misalnya helem merk A anda bisa menggunakan ukuran "L", belum tentu ketika anda membeli helm merk "B" ukurannya sama. Jadi pastikan anda mendapatkan informasi lengkap tentang ukuran helm yang mereka jual, khususnya kalau yang ingin membeli helm secara online. Kalau beli secara offline. mungkin anda bisa mencobanya terlebih dahulu.
Selain ukuran helm, ventilasi pada helm juga harus di pertimbangkan. Jangan sampai, helm yang anda pilih memiliki ventiasi yang kurang memadai.Ini akan membuat kepala anda kepanasan dan mengganggu kemampuan anda bersepeda BMX.
Kemudian pertimbangkan berat helm yang akan dipilih. Berat helm untuk rider sepeda BMX umumnya tidak lebih dari 0.5 kg. Bobot yang ringan akan membuat anda merasa nyaman dan tidak terbebani saat menggunakan helm tersebut sehingga anda bebas bergerak dan melakukan trik apapun yang diinginkan.
Selanjutnya adalah desain helm. Ada helm BMX yang bergaya motorcross dan ada yang helm model batok. Ini tergantung selera, mana yang bisa membuat anda nyaman dan merasa aman menggunakan helm tersebut. Helm model motorcross lebih banyak digunakan oleh rider BMX untk race. sedangkan untuk freestyle umumnya menggunakan model batok.
Fitur pada helm juga perlu menjadi bahanpertimbangan meskipun bukanpenentu pilihan. Pada helm merk tertentu terdapat fitur lapisan anti bacterial sehingga bebas bau pada bagian dalam helm dan ada juga yang memiliki kemampuan menghalau keringat agar keringat dari kepala tidak mengalir ke mata atau wajah ketika digunakan yang dapat mengganggu konsentrasi saat bermain sepeda BMX. Tali pengikat helm juga harus dipastikan kuat dan tidak mudah lepas atau longgar, termausk juga apakah perlu ada tumpuan dagu di tali pengikat atau tidak.
Itulah tips bagaimana memilih helm untuk bermain sepeda BMX. Meskipun begitu, satu type helm belum tentu cocok untuk rider lain. Helm harus sesuai dengan masing-masing selera rider dan yang terpenting bisa melindungi kepala dari cedera saat terjadi benturan.
Ukuran, menjadi pertimbangan utama ketika memilih helm, jangan gunakan helm yang terlalu sempit atau terlalu longgar. Karena jika terlalu sempit maka aliran darah di kepala menjadi terhambat dan bisa mengganggu aktifitas bermain BMX. Begitu juga jika helm terlalu longgar, maka akan mengganggu ketika melakukan trik. Helem akan bergerak liar ketika rider aktif bergerak mengendalikan sepeda BMX saat melakukan trik.
Ukuran helm mungkin berbeda antara satu merk dengan merk lainnya karena produsen biasanya memiliki standar ukuran yang berbeda. Jika misalnya helem merk A anda bisa menggunakan ukuran "L", belum tentu ketika anda membeli helm merk "B" ukurannya sama. Jadi pastikan anda mendapatkan informasi lengkap tentang ukuran helm yang mereka jual, khususnya kalau yang ingin membeli helm secara online. Kalau beli secara offline. mungkin anda bisa mencobanya terlebih dahulu.
Selain ukuran helm, ventilasi pada helm juga harus di pertimbangkan. Jangan sampai, helm yang anda pilih memiliki ventiasi yang kurang memadai.Ini akan membuat kepala anda kepanasan dan mengganggu kemampuan anda bersepeda BMX.
Kemudian pertimbangkan berat helm yang akan dipilih. Berat helm untuk rider sepeda BMX umumnya tidak lebih dari 0.5 kg. Bobot yang ringan akan membuat anda merasa nyaman dan tidak terbebani saat menggunakan helm tersebut sehingga anda bebas bergerak dan melakukan trik apapun yang diinginkan.
Selanjutnya adalah desain helm. Ada helm BMX yang bergaya motorcross dan ada yang helm model batok. Ini tergantung selera, mana yang bisa membuat anda nyaman dan merasa aman menggunakan helm tersebut. Helm model motorcross lebih banyak digunakan oleh rider BMX untk race. sedangkan untuk freestyle umumnya menggunakan model batok.
Fitur pada helm juga perlu menjadi bahanpertimbangan meskipun bukanpenentu pilihan. Pada helm merk tertentu terdapat fitur lapisan anti bacterial sehingga bebas bau pada bagian dalam helm dan ada juga yang memiliki kemampuan menghalau keringat agar keringat dari kepala tidak mengalir ke mata atau wajah ketika digunakan yang dapat mengganggu konsentrasi saat bermain sepeda BMX. Tali pengikat helm juga harus dipastikan kuat dan tidak mudah lepas atau longgar, termausk juga apakah perlu ada tumpuan dagu di tali pengikat atau tidak.
Itulah tips bagaimana memilih helm untuk bermain sepeda BMX. Meskipun begitu, satu type helm belum tentu cocok untuk rider lain. Helm harus sesuai dengan masing-masing selera rider dan yang terpenting bisa melindungi kepala dari cedera saat terjadi benturan.