Penggunaan rem pada sepeda BMX

Banyak rider BMX yang memilih untuk tidak menggunakan rem pada sepedanya. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kemungkinan kabel rem melilit di sekitaran setir dan mengganggu fleksibilitas pergerakan setir.

Sepeda BMX tanpa rem dapat dihentikan dengan menekan roda menggunakan alas kaki yang digunakan. Cara ini cukup efektif dan praktis tapi cukup berbahaya karena pengereman menjadi kurang presisi dan daya tahan sepatu akan menurun karena terlalu sering bergesekan dengan ban.

Rem sepeda BMX menggunakan sistem rim brake, adalah sistem rem yang menggunakan pad berbahan karet untuk menjepit pinggiran velg/rim agar putaran roda berhenti.

Biasanya sepeda BMX menggunakan rem type U brake untuk roda depan maupun belakang. Untuk sepeda BMX Race, rem sangat penting untuk terpasang di sepeda. Meski begitu, sepeda BMX race kadangkala hanya memasang rem belakang saja untuk mengurangi bobot sepeda.

Agar mekanisme penggerak rem tidak mengganggu pergerakan setir, mekanisme rem dilengkapi sistem Gyro yang memungkinkan setir dapat berputar 360 derajat tanpa membuat kabel rem melilit di leher setir khususnya untuk sepeda BMX bealiran freestyle.

rem sepeda BMX

Tidak semua sepeda BMX membutuhkan rem, tapi untuk pemula, sangat dianjurkan untuk memasang rem di sepedanya. Minimal rem belakang atau rem depan jika ingin mem[elajari trik-trik yang perlu di lakukan dengan menghentikan roda depan sebagai permulaannya.

Dan sangat penting untuk tetap memasang rem depan atau belakang pada sepeda BMX jika sepeda tersebut juga di gunakan sebagai kendaraan comuter sehari-hari di tempat umum.