Hal yang perlu diperhatikan ketika memilih rangka sepeda BMX
Ketika memilih sepeda BMX, ada patokan yang bisa menjai acuan agar mendapatkan sepeda BMX yang sesuai dengan karakteristik pengunaan nantinya dan menyesuaikan dengan postur tubuh agar nyaman saat mengendarainya dan juga beraktraksi dengan sepeda BMX tersebut.
Rangka sepeda BMX di bedakan berdasarkan peruntukannya, ada yang dibuat khusus untuk street, jump, race, atau trial. Namun ada juga yang memang dirancang untuk bisa digunakan pada semua aliran.
Hal yang perlu di perhatikan ketika memilih rangka sepeda BMX adalah :
HA (Head Tube Angle)
Adalah salah satu istilah untuk mengetahui ukuran besar sudut dari garpu depan sepeda BMX. Sudut HA biasanya antara 74-76 derajat. Umumnya sepeda BMXmenggunakan sudut HA sebesar 75 derajat. Memang tampaknya perbedaan satu derajat tidak terlalu berpengaruh. tapi pada kenyataannya, perbedaan satu derajat di komstir, akan menggeser roda depan menjauh ataupun mendekat. Ini akan mempengaruhi jarak wheelbase dan mempengaruhi responsifitas stir depan saat digunakan beratraksi dan bermanufer.
SA (Seat Tube Angle)
Ukuran Sear Tube Angle akan mempengaruhi titik berat sepeda saat di kendarai. Jika seat tube angle tegak maka jarak jok dengan stang akan lebih pendek. Ini akan mempengaruhi kenyamanan bersepeda. Ukuran sudut seat tube standart yang digunakan pada sepeda BMXkebanyakan adalah 71 derajat. Seat tube khusus bisa menggunakan sudut 69 atau 70 derajat. Perbedaannya tampak kecil tapi bisa mempengaruhi chainstay, head tibe dan jarak bottom bracket.
SO (Stand Over)
Ini adalah ukuran berapa tinggi rangka sepeda BMX yang akan digunakan. Jarak stand over diukur dari top tube dan bottom bracket. Stand Over yang kecil akan memudahkan rider melakukan gerakan tail whip atau mengayunkan roda belakang, sedangkan stand over yang tinggi akan membuat sepeda lebih stabil saat melaju kencang.
CS (Chain Stay)
Chainstay adalah panjang dari bottom bracket sampai ke drop out atau pusat roda belakang. Chain stay bisa di katakan seperti swing arm kalau di motor. Jarak chain stay bisa mempengaruhi manuverabiliy sepeda BMX yang digunakan. Chain stay yang pendek akan membuat roda depan mudah diangkat karena roda belakang lebih dekat dengan pusat titik berat sepeda. Sedangkan semakin panjang jarak chain stay, akan membuat sepeda lebih stabil tapi akan sulit untuk diajak wheelie.
TT (Top Tube)
Adalah ukuran jarak yang diambil dari pusat head tube sampai ke seat tube. Ukurannya biasanya menyesuaikan dengan tinggi badan rider dan seberapa besar ruang gerak yang diinginkan oleh rider tersebut. Pemilihan top tube ini akan mempengaruhi karakteristik sepeda BMX yang akan digunakan. Semakin panjang jarak Top Tube maka sepeda akan stabil tapi agak sulit bermanufer melakukan trik karenase baliknya jika jarak top tube pendek maka sepeda akan lebih responsif dan mudah untuk di kontrol.
BAHAN RANGKA
Bahan rangka umumnya menggunakan baja karena lebih murah dan kuat, tapi banyak pilihan rangka untuk sepeda BMX yang bisa digunakan untuk mendapatkan karakter sepeda yang sesuai keinginan dan kebutuhan.
Demikianlah informasi mengenai hal-hal yang perlu di perhatikan ketika memilih rangka sepeda BMX. Semoga bisa menjadi referensi yang dapat dijadikan pedoman dasar ketika ingin memilih rangka sepeda BMX.
Rangka sepeda BMX di bedakan berdasarkan peruntukannya, ada yang dibuat khusus untuk street, jump, race, atau trial. Namun ada juga yang memang dirancang untuk bisa digunakan pada semua aliran.
Hal yang perlu di perhatikan ketika memilih rangka sepeda BMX adalah :
HA (Head Tube Angle)
Adalah salah satu istilah untuk mengetahui ukuran besar sudut dari garpu depan sepeda BMX. Sudut HA biasanya antara 74-76 derajat. Umumnya sepeda BMXmenggunakan sudut HA sebesar 75 derajat. Memang tampaknya perbedaan satu derajat tidak terlalu berpengaruh. tapi pada kenyataannya, perbedaan satu derajat di komstir, akan menggeser roda depan menjauh ataupun mendekat. Ini akan mempengaruhi jarak wheelbase dan mempengaruhi responsifitas stir depan saat digunakan beratraksi dan bermanufer.
SA (Seat Tube Angle)
Ukuran Sear Tube Angle akan mempengaruhi titik berat sepeda saat di kendarai. Jika seat tube angle tegak maka jarak jok dengan stang akan lebih pendek. Ini akan mempengaruhi kenyamanan bersepeda. Ukuran sudut seat tube standart yang digunakan pada sepeda BMXkebanyakan adalah 71 derajat. Seat tube khusus bisa menggunakan sudut 69 atau 70 derajat. Perbedaannya tampak kecil tapi bisa mempengaruhi chainstay, head tibe dan jarak bottom bracket.
SO (Stand Over)
Ini adalah ukuran berapa tinggi rangka sepeda BMX yang akan digunakan. Jarak stand over diukur dari top tube dan bottom bracket. Stand Over yang kecil akan memudahkan rider melakukan gerakan tail whip atau mengayunkan roda belakang, sedangkan stand over yang tinggi akan membuat sepeda lebih stabil saat melaju kencang.
CS (Chain Stay)
Chainstay adalah panjang dari bottom bracket sampai ke drop out atau pusat roda belakang. Chain stay bisa di katakan seperti swing arm kalau di motor. Jarak chain stay bisa mempengaruhi manuverabiliy sepeda BMX yang digunakan. Chain stay yang pendek akan membuat roda depan mudah diangkat karena roda belakang lebih dekat dengan pusat titik berat sepeda. Sedangkan semakin panjang jarak chain stay, akan membuat sepeda lebih stabil tapi akan sulit untuk diajak wheelie.
TT (Top Tube)
Adalah ukuran jarak yang diambil dari pusat head tube sampai ke seat tube. Ukurannya biasanya menyesuaikan dengan tinggi badan rider dan seberapa besar ruang gerak yang diinginkan oleh rider tersebut. Pemilihan top tube ini akan mempengaruhi karakteristik sepeda BMX yang akan digunakan. Semakin panjang jarak Top Tube maka sepeda akan stabil tapi agak sulit bermanufer melakukan trik karenase baliknya jika jarak top tube pendek maka sepeda akan lebih responsif dan mudah untuk di kontrol.
BAHAN RANGKA
Bahan rangka umumnya menggunakan baja karena lebih murah dan kuat, tapi banyak pilihan rangka untuk sepeda BMX yang bisa digunakan untuk mendapatkan karakter sepeda yang sesuai keinginan dan kebutuhan.
Demikianlah informasi mengenai hal-hal yang perlu di perhatikan ketika memilih rangka sepeda BMX. Semoga bisa menjadi referensi yang dapat dijadikan pedoman dasar ketika ingin memilih rangka sepeda BMX.